Perjalanan Saya Membangun Aset melalui Internet​

Perjalanan Saya Membangun Aset melalui Internet

Sampai Kapan kita kerja untuk Uang?
Saatnya Uang Bekerja untuk Kita

Di saat tulisan ini saya buat pada bulan April 2020, wabah yang sedang merajalela di dunia dgn nama COVID-19 yang banyak merubah Dunia. Percaya atau tidak percaya di semua lini kehidupan mengalami perubahan yang menurut penelitian wabah ini berlangsung sekitar 1-2 tahun dari tahun 2020. 

Apa yang kita petik dari wabah seperti ini?  Banyak perusahaan yang nantinya berubah tradisi dari offline menjadi online. Bahkan jika perusahaan tersebut tidak dapat beradaptasi dengan pandemi yang ada bisa-bisa mereka merugi dan tidak sedikit yang gulung tikar. Kalau pandemi ini berlangsung hanya 3 bulan kemungkinan untuk gulung tikar menjadi kecil. 

Nah disini saya mau share pengalaman saya membangun Aset yang pernah saya lakukan dan semuanya berliku dan tidak selalu berhasil. Jadi saya disini mau share apa aset digital yang sedang berjalan ya. Memang hasilnya ini juga masih berjalan ya teman-teman. 

1. Bot Trading

Saya disini sudah hampir 1 tahun dari tahun 2-10 menggunakan Bot Trading yang GRATIS tapi OKE Punya menurut saya, beda sama dengan Bot Trading yang ada di Televisi yang sering kita lihat. Namun disini komoditas yang saya Tradingkan bukan Forex ataupun Saham, disini saya mentradingkan Cryptocurrency. Tentu kalian tau kan apa itu Cryptocurrency (dikenal dengan nama Bitcoin). Nah disini saya menggunakan Bot Trading dari Bituniverse dengan menggunakan Pionex sebagai exchanger,  jika kamu menggunakan Binance atau Indodax juga bisa yang pastinya nanti koin kamu harus dikirim ke Bituniverse ya. 

Jadi pertama kali jika kamu melakukan bot trading kamu harus mendaftar dahulu di Pionex untuk mendepositkan dana kamu untuk jenis investasi ini dengan koin yang bisa kamu pilih beragam dari BTC, ETH, USDT, dan lain-lain. Untuk minimal investasi ini disarankan $100. Setelah kamu membeli koin tersebut kamu tinggal melakukan pengiriman ke wallet di Bituniverse. Silahkan WA saya jika kamu kesulitan cara membeli koin-koin ini dengan IDR.

Di Pionex ini Bot Trading yang sering saya gunakan dengan teknik Swing Trading, mungkin ini terdengar baru oleh teman-teman. Tapi jika kamu sudah pernah coba trading sebelumnya maka kamu sedikit ada gambaran atau mungkin kamu malah lebih paham daripada saya. Karena saya sampai sekarang ini masih belajar juga. 

Nah, ini lah konsep Swing Trading, jadi hanya memantul-mantul saja bahasa gampangnya. Dimana pada saat downtrend robot akan membeli dan pada saat uptrend robot tersebut akan menjual. 

Seperti kita lihat sbg contoh diatas itu ada Batas Atas dari koin BTC/USD 1 jam, di batas atas itu lah kita set batas tertinggi dan batas bawah juga. Bisa juga kita setting stop loss seandainya turun melewati batas bawah yang kita harapkan, begitu juga untuk batas atas bisa kita setting.  

Mudah kan? Saya berharap mudah, dan teman-teman tinggal memonitor secara berkala saja agar bot teman-teman tidak keluar jalur rel kereta itu. hehe… 

Sebenarnya banyak ditawarkan di Pionex dan ini Selain strategi Grid Trading ini, tetapi saya selama ini menggunakan strategi ini, saya newbie juga tidak terlalu bisa memprediksi suatu chart ke depannya bagaimana. Karena yang lain menurut saya membutuhkan analisa lebih mendalam. Tapi dari beberapa testimoni di bawah ini, ada juga yang saya tidak mendapat profit di awal-awal, saya anggap sebagai biaya belajarlah.. Lol..

Beberapa Profit dari Pionex

Rekomendasi
3.5/5
2. Saham

Untuk main saham ini biasanya saya jalankan dalam waktu panjang, jadi untuk instrumen saham ini saya beli dan tinggal bahkan terkadang lupa. Hehe.. Disini saya menggunakan broker Indopremier, karena dulu teman saya ygn mengajari teknikal tapi sayanya ga ngerti-ngerti menggunakan broker Indopremier ini. Saya juga hanya mengkoleksi beberapa saham-saham yang bahasa kerennya ‘bluechip’, pernah beberapa kali mencoba trading tetapi sepertinya itu bukan jiwa saya. Oh ya, jika kamu mau mencoba trading juga tidak apa-apa loh tetapi perlu menggunakan analisa ya. Kalau tidak ya sama saja dianggap seperti berjudi main saham ini. 

Untuk testimoninya mohon maaf tidak saya sertakan karena beberapa saham lg anjlok saat tulisan ini dibuat akibat pandemi Covid-19, jadi market lagi loss semua dan koleksi saham saya juga tidak saya jual. Saya biarkan saja karena kan jangka panjang toh… 😀 

Rekomendasi
3.8/5
3. Reksa Dana

Jika mau tidak ribet lagi, kamu bisa langsung investasikan dana kamu ke instrumen Reksa Dana, tinggal kamu pilih produknya jadi tidak pusing, untuk Reksa Dana ada 4 pembedaan sebelum kamu menginvestasikan uang kamu di dalam instrumen ini : 

1. Reksa Dana Pasar Uang (Money Market Funds)
Reksa Dana yang menempatkan 100% pada instrumen pasar uang dan/atau efek bersifat utang dengan jangka waktu kurang dari 1 tahun.

2. Reksa Dana Pendapatan Tetap (Fixed Income Funds)
Reksa Dana yang menempatkan minimal 80% pada efek bersifat utang seperti obligasi atau surat utang. Reksa Dana ini cocok untuk investasi jangka pendek dengan waktu antara 1 – 3 tahun.

3. Reksa Dana Saham (Equity Funds)
Reksa Dana yang menempatkan minimal 80% pada efek saham. Reksa Dana ini cocok untuk investasi jangka panjang dengan waktu 5 tahun atau lebih.

4. Reksa Dana Campuran (Discretionary Funds)
Reksa Dana yang menempatkan maksimal 79% pada efek saham, obligasi dan instrumen pasar uang seperti deposito. Reksa Dana ini cocok untuk investasi jangka menengah antara 3 – 5 tahun.

Jadi putuskan dimana investasi yang akan kamu pilih tentu disini ada resiko yang tinggi dan rendah ya.. Jika kamu investor dengan Konservatif silahkan kamu bisa menginvestasikan modal kamu di Reksadana Pasar Uang; Kamu Investor Moderat? Bisa mencoba Reksadana Campuran; dan Kamu Investor Agresif bisa mencoba di Reksadana Saham. 

oh ya disini saya menggunakan 2 Broker, yaitu dari Manulife dan Ipot, namun saya lebih menyarankan menggunakan Ipot, karena di Ipot ini adalah Mall nya Reksa Dana, ada ratusan lebih Reksa Dana disini dan kamu tinggal memilih sesuai kebutuhan kamu, tanpa perlu teknikal analisis seperti saham ini.

Rekomendasi
4/5
4. Mining Coin / Tambang Coin Digital

Kamu pasti pernah mendengar untuk menambang Coin kan? Tentu kamu memikirkan seperti gambar di bawah ini terlalu ribet dengan perangkat-perangkat komputer walaupun kamu seorang ahli dibidang IT, sampai menghitung atau mengukur biaya listrik, internet, sewa gedung jika menyewa tempat. Nah tentu jika mempunyai pabrik tambang bitcoin seperti gambar di bawah ini memang harus melakukan itu supaya tidak merugi. Jika kamu tidak mempunyai keahlian tersebut karena modal juga sama seperti saya. Saatnya kita melirik menambang coin dengan tanpa memikirkan hal-hal terlalu teknis, tentu yang kita tambang coinnya bukan yang terkenal seperti Bitcoin. 

Saya disini yang saya investasikan menggunakan koin yang bernama edinar, mungkin dari teman-teman pernah mendengar edinar ini di tahun 2014an ya lagi booming-boomingnya. Apa ini EDCCash? disini teman-teman cukup menambang tanpa perlu pengetahuan terlalu teknis mengenai mining ataupun crypto, karena Daftar disini untuk teman-teman yang mau menambang menggunakan Edccash. Kelebihannya teman-teman cukup bayar per bulan bayar server sebesar IDR 300.000 saja dan join awal minimal 5 Juta rupiah dan bisa teman-teman top up semaksimal dana teman-teman yang ada. 

Rekomendasi
5/5
5. LSP Business Project

Untuk project yang terakhir ini yang baru saya jalankan beberapa bulan ini adalah LSP Project, apa itu? Disini kita membangun aset yang nantinya aset tersebut di 1 tahun ke depan memberikan kita income pemasukan sebesar 200 juta. Syaratnya cukup Mudah karena ini cukup minimal 100 kontak WA, dan nanti hubungi saya via WA di bawah untuk mengerti Project ini secara detail.  

Rekomendasi
5/5

Akhir kata, 

SEGERA Bangun ASET anda SEKARANG JUGA 

Sekali KERJA untuk SEUMUR HIDUP

Call Now Button
%d bloggers like this: